Inovasi untuk Mengangkasa

by cmailoa, 2018-07-27 09:48:06

Manusia telah berpikir untuk menaklukan langit sejak zaman dahulu. Menggunakan pesawat luncur (glidder) hingga menggunakan balon udara. Bahkan Leonardo da Vinci memiliki desain sebuah konsep transportasi udara yang tidak masuk akal pada zamannya. Ornithopter, salah satu karya rancangan da Vinci dikenal sebagai dasar teknologi helikopter era modern. Percobaan demi percobaan terus dilakukan sejak abad ke-16 di tanah Amerika maupun Eropa agar manusia dapat mengangkasa.


Tahun 1903 menjadi tahun kelahiran sebuah alat terbang revolusioner dan menjadi dasar penerbangan modern saat ini. Alat terbang ini memiliki konstruksi sayap dengan struktur kayu yang dilapisi kain pada bagian atas dan bawah yang menempel pada rangka kayunya untuk menciptakan gaya angkat serta mengurangi hambatan dari udara. Sebuah ide baru dirancang agar alat terbang ini memiliki pergerakan arah lateral dengan mengubah desain pada ujung sayap yang membuatnya dapat dapat dilipat melalui kendali manusia yang ada ditengah sehingga akan mengakibatkan perputaran pada alat terbang ini. Kendali ini merupakan dasar kendali arah tiga sumbu yang ada pada pesawat terbang modern.


Mesin didesain sendiri untuk menunjang tenaga terbang yang cukup dengan menggunakan sistem propeller bertenaga dari piston. Untuk mengurangi beban yang diangkut, mesin dari alat terbang pertama ini dibuat menggunakan bahan aluminium yang kini menjadi dasar teknologi material pesawat terbang. Dengan teknologi sederhana, mesin mampu menghasilkan 12 HP, dimana ambang kebutuhan tenaga adalah 8 HP dan dipasok bahan bakar bensin yang dialirkan hanya dengan gravitasi. Pembakaran awal dilakukan didarat menggunakan pembakaran baterai kering untuk menghasilkan percikan api pertama didalam mesin sebelum lepas landas.


Wright bersaudara memang bukan orang pertama yang berpikir untuk menciptakan alat terbang, namun karya merekalah yang mendapat tempat dalam sejarah dunia penerbangan sebagai pesawat terbang pertama karena berkesesuaian dengan definisi pesawat terbang menurut para ahli yakni (1) lebih berat dari udara (tidak seperti balon udara), (2) dapat mengangkut manusia dengan tenaga pesawat itu sendiri, (3) mampu lepas landas dan landing dengan tenaga pesawat itu sendiri dan terutama (4) mampu dikontrol minimal 3 sumbu utama dari pesawat itu sendiri. Semua kriteria dasar itu menjadikan nama Wright bersaudara ada pada sejarah dunia penerbangan, terlebih lagi mereka berdedikasi untuk mengembangkan karya mereka dari tahun ke tahun.


Inovasi demi inovasi terus bermunculan sejak saat itu, terutama ketika setiap negara mengembangkan teknologi angkatan perangnya, secara drastis teknologi pesawat berkembang. Dari bahan kayu, hinnga berbahan aluminum. Dari mengangkut senjata api, berkembang mengangkat rudal hingga mampu menampung lebih dari 800 orang untuk menjelajah samudra. Perkembangan aviasi saat ini semakin pesat dan juga semakin ketat. Pesawat komersial terbesar saat ini adalah Airbus A380-800 yang mampu menampung hingga 850 penumpang. Selain beradu pada kapasitas tampung, kecepatan pesawat merupakan salah satu yang terus dikembangkan terutama untuk pertahanan. Kecepatan pesawat yang pernah terekam saat ini adalah 3500 km/jam, yaitu pesawat Lockhead SR-71 Blackbird.